NEWS TODAY

Minggu, 06 November 2011

Kewirausahaan

Semakin maju suatu negara semakin banyak orang yang terdidik, dan banyak pula orang menganggur. Sehingga semakin dirasakan pentingnya dunia wirausaha
Wirausaha merupakan potensi pembangunan
Jumlah wirausahawan Indonesia masih sedikit dan mutunya belum bisa dikatakan hebat

MANFAAT ADANYA WIRAUSAHA
1. Menambah daya tampung tenaga kerja, sehingga dapat mengurangi
         pengangguran.
2. Sebagai generator pembangunan lingkunagan, bidang produksi,
         distribusi, pemeliharaan lingkungan, kesejahteraan, dan sebagainya.
3. Menjadi contoh bagi anggota masyarakat lain, sebagai pribadi unggul
         yang patut  dicontoh, diteladani, karena seorang wirausaha itu adalah
         orang terpuji, jujur,berani, hidup tidak merugikan orang lain.
4. Selalu menghormati hukum dan peraturan yang berlaku, berusaha
         selalu memperjuangkan lingkungan.
5. Berusaha memberi bantuan kepada orang lain dan pembangunan
         sosial, sesuai dengan kemampuannya.
6. Berusaha mendidik karyawannya menjadi orang mandiri, disiplin,
         jujur, tekun dalam menghadapi pekerjaan.
7. Memberi contoh bagaimana kita harus bekerja keras, tetapi tidak
         melupakan perintah-perintah agama, dekat kepada Allah swt.
8. Hidup secara efisien, tidak berfoya-foya dan tidak boros.
9. Memelihara keserasian lingkungan, baik dalam pergaulan maupun kebersihan
         lingkungan.

DUA DARMABAKTI WIRAUSAHA TERHADAP PEMBANGUNAN BANGSA

1. Sebagai pengusaha, memberikan darma baktinya melancarkan proses produksi, distribusi, dan konsumsi.Wirausaha mengatasi kesulitan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat.
2. Sebagai pejuang bangsa dalam bidang ekonomi, meningkatkan ketahanan nasional, mengurangi ketergantungan pada bangsa asing

Keuntungan dan Kelemahan Menjadi Wirausaha
Keuntungan menjadi wirausaha adalah:
1.Terbuka peluang untuk mencapai tujuan yang dikehendaki sendiri.
2.Terbuka peluang untuk mendemonstrasikan potensi seseorang secara penuh.
3.Terbuka peluang untuk memperoleh manfaat dan keuntungan secara maksimal.
4.Terbuka peluang untuk membantu masyarakat dengan usaha-usaha konkret.
5.Terbuka kesempatan untuk menjadi boss.

Kelemahan Menjadi Wirausaha
1. Memperoleh pendapatan yang tidak pasti, dan memikul berbagai resiko. Jika resiko ini telah diantisipasi secara baik, maka wirausaha telah menggeser risiko tersebut.
2. Bekerja keras dan waktu/jam kerjanya panjang
3. Kualitas kehidupannya masih rendah sampai usahanya berhasil, sebab dia harus berhemat.
4. Tanggung jawabnya sangat besar, banyak keputusan yang harus dia buat walaupun dia kurang menguasai permasalahan yang dihadapinya.

PERAN WIRAUSAHA
Seorang wirausahawan mempunyai peran untuk mencari kombinasi-kombinasi baru, yang merupakan gabungan dari lima hal, yaitu:
-pengenalan barang dan jasa baru;
-metode produksi baru;
-sumber bahan mentah baru;
-pasar-pasar baru; dan
-organisasi industri baru

Pengertian Wiraswasta
Istilah wiraswastawan ada yang menghubungkannya dengan istilah saudagar. Walaupun sama artinya tapi maknanya berlainan. Terdiri atas 3 kata yaitu Wira, Swa, dan Sta, masing-masing berarti : wira adalah manusia unggul, teladan, berbudi luhur, berjiwa besar , berani, pahlawan/pendekar kemajuan, dan memiliki keagungan watak; swa artinya sendiri; dan sta artinya berdiri. Sedangkan  saudagar terdiri dari dua suku kata. Sau berarti seribu, dan dagar berarti artinya akal. Jadi, saudagar berarti seribu akal.
Wirausaha berasal dari entrepreneur (bahasa Perancis) yang diterjemahkan kedalam bahasa Inggris dengan arti beetwen taker atau go-beetwen.
Kemudian pengertian wirausaha dinyatakan lebih lengkap oleh Joseph Schumpter yaitu wirausaha adalah orang yang mendobrak sistem ekonomi yang ada dengan memperkenalkan barang dan jasa yang baru, dengan menciptakan bentuk organisasi baru, atau mengolah bahan baku baru. Orang tersebut melakukan kegiatannya melalui organisasi bisnis yang baru ataupun organisasi bisnis yang sudah ada.

TIPE UTAMA WIRAUSAHA

1.  Wirausaha Ahli (Craftman) adalah seorang penemu memiliki suatu ide yang ingin mengembangkan proses produksi, sistem produksi dan sebagainya. Sebagian besar wirausaha berasal dari tipe-tipe individu seperti ini;

2.  The Promoter adalah seorang individu yang tadinya mempunyai latar belakang pekerjaan sebagai sales atau bidang marketing yang kemudian mengembangkan perusahaan sendiri. Ketrampilan yang sudah ia miliki biasanya merupakan faktor pendorong untuk mengembangkan perusahaan yang baru ia rintis;

3.  General Manager: seorang individu yang ideal yang secara sukses bekerja pada sebuah perusahaan dia banyak menguasai keahlian bidang produksi, pemasaran, permodalan dan pengawasan.

FAKTOR-FAKTOR PENUNJANG WANITA WIRAUSAHA
1. Naluri bekerja lebih cermat
2. Pendidikan formal/keluarga untuk
       kesuksesan pria-wanita
   3. Adat daerah tertentu (co: Bali dan
       Sumbar)
   4. Kebutuhan hidup yang berhubungan
       dengan kewanitaan
   5. Majunya pendidikan kaum wanita.
FAKTOR PENGHAMBAT

1. Faktor kodrati sbg. wanita.
2. Faktor sosial budaya & adat
3. Faktor emosional.
4. Agak pelit (kata buku)  Beli
    maunya murah, jual semahal2 nya

Kelemahan dapat diupayakan untuk
dikurangi

KEPRIBADIAN

Adalah......

    Keseluruhan kualitas psikis yang diwarisi atau diperoleh; yang merupakan kekhasan pada seseorang yang membuatnya unik.

PRIBADI PRODUKTIF  MEMBERIKAN MANFAAT BAGI LINGKUNGANNYA

PRODUKTIF  KEGIATAN UNTUK MEMUNCULKAN ATAU MENINGKATKAN UTILITY:
1. Time Utility
2. Place Utility
3. Form Utility
4. Ownership/possesion Utility

Apa itu Produktivitas?
Banyak definisinya......
Beberapa rumusan tentang Produktivitas
1. = (Hasil yg. diperoleh)/(input yg. dikeluarkan)
2. = (Kinerja yg. dicapai)/(sumber2 yg. dikorbankan)
3. = Efektivitas/Efisiensi

Produktivitas dapat diukur menurut 3 tingkatan:
1.Individu
2.Kelompok
3.Organisasi

BEBERAPA VARIABEL YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS
A. Kekuatan Internal:
1. Proses Manajerial
2. Kepemimpinan Manajerial
3. Motivasi
B. Kekuatan Eksternal:
1. Regulasi Pemerintah
2. Serikat Pekerja (union)
3. Inovasi
MOTIVASI
Kekuatan motif dapat berubah karena:
1. Terpuaskan kebutuhannya
2. Adanya hambatan

Teori motivasi yang paling populer: TEORI MASLOW  Terdapat 5 kategori kebutuhan manusia yang membentuk hirarki:
1. Kebutuhan fisiologis
2. Keamanan
3. Sosial (afiliasi)
4. Penghargaan (esteem)
5. Perwujudan (aktualisasi) diri.

KONDISI-KONDISI YANG MENDORONG PROSES BAWAH SADAR
1  Keraguan
2  Sikap berani
3  Pengalaman, ingatan, dan daya tarik
4  Persiapan yang sempurna dan sungguh-sungguh
5  Menyerah sementara
6  Relaksasi (istirahat/santai)
7  Menulis
8  Bertukar pikiran
9  Bebas dari kebingungan/kekacauan
10 Batas waktu (deadlines)
11 Tension  keingintahuan (curiousity), ego, frustrasi

8 ANAK TANGGA (Murphy & Peck)
1 Mau bekerja keras
2 Bekerja sama dengan orang lain
3 Penampilan bagus
4 Keyakinan diri
5 Cerdas dalam membuat keputusan
6 Keinginan untuk menambah ilmu pengetahuan
7 Keinginan kuat untuk maju
8 Ketrampilan berkomunikasi

KARAKTERISTIK WIRAUSAHA SUKSES (MENURUT ZIMMERER)
1 Komitmen tinggi terhadap tugas
2 Bertanggung jawab
3 Mempertahankan internal locus of control
4 Obsesi untuk mencapai prestasi
5 Toleransi menghadapi keraguan dan ketidakpastian
6 Keyakinan diri
7 Kreatif dan fleksibel
8 Ingin memperoleh umpan-balik segera
9 Energik tinggi
10 Motivasi untuk lebih unggul
11 Berorientasi ke masa depan
12 Mau belajar dari kegagalan
13 Kemampuan memimpin

Gambaran seorang penjual profesional
Memiliki kemampuan menjual.
Bangga memilih pekerjaan menjual.
Memiliki standar etika yang tinggi.
Terampil dalam pekerjaannya.
Memiliki pengetahuan.
Benar bila berjanji  Amanah.
Tidak ketinggalan zaman karena selalu belajar.
Memelihara keutuhan pribadinya dan kebebasannya.
Mengetahui bahwa pekerjaan menjual artinya melayani.

Keuntungan
Memperoleh penghasilan yang cukup tinggi dibandingkan dengan yang menerima upah/gaji tetap.
Kesempatan yang lebih luas untuk berkembang, dibandingkan dengan pegawai tetap pada umumnya.
Memiliki kesempatan mengadakan perjalanan ke berbagai daerah sehingga menambah wawasan pengetahuan dan pengalaman, bergaul dengan banyak orang dari segala lapisan.
Bangga akan pekerjaannya; lebih bebas; tidak selalu bekerja di bawah seorang mandor seperti dalam pabrik.
Pribadi berkembang, karena banyak mendapat ide-ide baru dari hasil interelasinya dengan orang lain.
Tanggung jawab tinggi karena sudah terlatih.
Kelemahan
Kurang waktu tinggal di rumah, karena seorang penjual sering bepergian ke luar daerah.
Kurang kekuasaan, karena segala kegiatan yang dilakukan sudah ditetapkan oleh perusahaan (khusus yang profesinya memasarkan produk perusahaan).
Monoton, pekerjaan bisa membosankan karena hari-hari yang dilakukan tidak ada perubahan.

Prinsip Customer is the King (1)
1). Pembeli adalah orang penting dalam dunia usaha.
2). Pembeli tidak tergantung pada kita, justru sebaliknya.
3). Pembeli bukan pengganggu dalam pekerjaan kita, tapi sebagai tujuan.
4). Pembeli berbuat kepada kita sebagai hal yang menyenangkan.
5). Pembeli adalah sebagian dari usaha dan kegiatan kita.
6). Pembeli bukan sebuah benda yang beku, melainkan seorang manusia.
7). Pembeli bukanlah lawan berdebat, tetapi kawan-kawan yang bersahabat.
8). Pembeli seorang yang membawa kebutuhan kepada kita, dan merupakan kewajiban kita untuk memenuhinya.
9). Pembeli adalah orang yang harus dilayani,dimengerti dengan penuh perhatian.
10).Pembeli adalah orang yang memungkinkan membuat keuntungan bagi pendapatan kita.
11).Pembeli adalah jiwa penghidupan bagi dunia usaha.

Intrapreneurship

Intrapreneurship adalah suatu metode untuk menstimulasi individu di dalam organisasi yang mempunyai pemikiran bahwa dia dapat melakukan sesuatu yang tampil beda dan hasil lebih baik

Beberapa bentuk iklim organisasi yang mendorong intrapreneurship
ada dorongan dari organisasi untuk menggunakan teknologi baru
mendorong karyawan untuk memunculkan ide-ide baru
mendorong karyawan untuk melakukan eksperimen dan trial and error untuk mencapai keberhasilan
bila terjadi kegagalan tidak dipermasalahkan
tersedia sumber daya yang akan digunakan
menyediakan sistem bonus bagi intrapreneur
direstui oleh manajemen puncak dengan cara meyakinkan dan menyediakan dana yang cukup

Karakteristik kepemimpinan intrapreneur

mengerti lingkungan
memiliki visi masa depan dan fleksibel
mempunyai peluang menciptakan sesuatu yang baru
membentuk tim kerja sama yang terdiri dari berbagai bidang keahlian
mendorong adanya diskusi terbuka
mempertahankan pendirian

10 SIFAT KEPEMIMPINAN MENURUT ORDWAY TEAD
1.Energi jasmaniah dan mental
2.Kesadaran terhadap tujuan dan arah
3.Antusiasme
4.Keramahan dan kecintaan
5.Integritas  sejiwa & senasib + teladan
6.Penguasaan teknis
7.Ketegasan dalam mengambil keputusan
8.Kecerdasan
9.Keterampilan mengajar
10.Kepercayaan (faith)

Bauran Pemasaran (Marketing Mix) = 4P

1 Produk
2 Price (Harga)
3 Place (Tempat); termasuk distribusi
4 Promosi

MEGAMARKETING = 4P + 2P
2P 1. Political Power (Kekuatan Politis)
         2. Public Opinion & Public Relations

RENCANA BISNIS (BUSINESS PLAN)

Pentingnya Rencana Bisnis (Bygrave,1994)
1. To sell yourself on the business
2. To obtain bank financing
3. To obtain investment funds
4. To arrange strategic alliances
5. To obtain large contracts
6. To attract key employees
7. To complete mergers and acquisitions
8. To motivate and focus your management team