Sinkronisasi data pada sembarang aplikasi dengan berbagai perangkat keras tidaklah mudah. Microsoft Sync Framework memberikan alternatif solusi, apa yang diberikan?
SINKRONISASI data dapat dikatakan aktivitas yang sering dilakukan pada suatu aplikasi baik antaraplikasi atau sembarang perangkat keras. Membangun aplikasi sinkronisasi yang reliable tidak mudah, oleh karena itu Microsoft menyediakan platform sinkro nisasi yang dapat diimplementasi dengan berbagai skenario.
Pada artikel ini, penulis memperkanal Microsoft Sync Framework sebagai alternatif solusi sinkronisasi data.
Apa Itu Microsoft Sync Framework?
Pada artikel ini, penulis memperkanal Microsoft Sync Framework sebagai alternatif solusi sinkronisasi data.
Apa Itu Microsoft Sync Framework?
Microsoft Sync Framework adalah sebuah platform sinkronisasi yang memungkinkan untuk melakukan kolaborasi dan kemampuan mengakses secara offl ine pada suatu aplikasi, servis, dan perangkat keras. Teknologi ini mempunyai karekteristik yang dapat melakukan roaming, sharing, dan berkomunikasi dengan data offl ine. Dengan menggunakan Microsoft Sync Framework, programmer dapat membuat ekosistem sinkronisasi yang dapat diintegrasikan dengan sembarang aplikasi dengan data apapun pada protokol jaringan.
Kapan Menggunakan Microsoft Sync Framework?
Fitur kunci Microsoft Sync Framework adalah kemampuan membuat customize provider sinkronisasi. Provider dalam hal ini adalah komponen perangkat lunak yang merepresentasikan sebuah replika untuk sinkronisasi.
Pertanyaan sederhana mengenai kapan menggunakan Microsoft Synch Framework, maka jawabannya sangat sederhana, yaitu ketika kita membutuhkan suatu platform yang di dalamnya memerlukan sinkronisasi satu sama lainnya. Ilustrasi sinkronisasi seperti terlihat pada Gambar 1.
Pada kenyaataan, memang kita pernah membuat mekanisme sinkronisasi sendiri tentang itu memanfaatkan kemampuan socket maupun database, namun dalam hal ini Microsoft telah menyediakan sebuah platform yang memang diperuntukkan dalam membuat aplikasi berbasis sinkronisasi. Oleh karena itu, kita dapat lebih fokus dalam menyelesaikan business process.
Beberapa provider yang sudah disediakan untuk sinkronisasi oleh Microsoft Sync Framework, antara lain: Sync Services untuk ADO.NET. Sinkroniasi untuk aplikasi
berbasis data ADO.NET. Sync Services untuk File System. Sinkronisasi untuk fi le dan
folder. Sync Services untuk FeedSync. Sinkronisasi untuk feed RSS
dan ATOM.Apabila provider sinkronisasi di atas masih sekiranya kurang cukup, maka kita bisa membuat custom provider untuk sinkronisasi.
Sync Framework Component
Sync Framework menyer takan runtime yang berisi synchronization provider untuk spesifi k data store dan API yang dapat digunakan oleh provider tersebut. Provider di sini merupakan komponen perangkat lunak yang dapat berkomunikasi antaradata source dan komponen lainnya dalam sistemsinkronisasi. Kita dapat me-
manfaatkan provider data store yang sudah disediakan, tetapi apabila tidak ada maka kita diberikan pilihan untuk membuat custom provider sendiri.
Secara umum, hubungan antarkomponen pada Microsoft Sync Framework dapat diilustrasikan seperti diagram komponen pada Gambar 2.
Pada Gambar 2, komponen Sync Framework dapat dijelaskan sebagai berikut: Database synchronization providers. Provider ini berisi
Microsoft.Synchronization.dll, Microsoft.Synchronization. Data.dll, Microsoft.Synchronization.Data.Server.dll, Microsoft.Synchronization.Data.SqlServer.dll, dan Microsoft. Synchronization.Data.SqlServerCe.dll. Skenario yang dapat diimplementasi, seperti:
Collaborative scenarios. Offl ine scenarios. File synchronization provider. Ini berisi FileSyncProvider2.dll
dan Microsoft.Synchronization.Files.dll. Ini dapat digunakan untuk sinkronisasi fi le dan folder baik format NTFS, FAT, atau SMB. Direktroni yang disinkronisasi dapat bertipe lokal komputer atau remote komputer.
Web feed synchronization components. Komponen ini berisi FeedSync2.dll dan Microsoft.Synchronization.dll. Komponen ini dapat digunakan dengan dua scenario sebagai berikut:
Web feed synchronization provider services yang dapat digunakan untuk menyimpan FeedSync XML fi le.
Web feed producer dan consumer component dapat digunakan untuk sinkronisasi data dengan feed RSS atau ATOM.
Custom providers. Komponen ini berisi Synchronization2. dll and Microsoft.Synchronization.dll, SimpleProviders2.dll dan Microsoft.Synchronization.SimpleProviders.dll. Ini dapat digunakan untuk membuat synchronization provider untuk berbagai tipe data store.
Metadata storage service. Komponen ini berisi MetaStore2. dll dan Microsoft.Synchronization.dll. Ini digunakan oleh custom provider yang dapat dimanfaatkan untuk menyimpan dan melakukan sinkronisasi metadata. Metadata storage ini sangat reliable dan database sederhana yang hanya membutuhkan memory kecil dan dapat didistribusikan bersama dengan provider.
Core API and runtime. Komponen ini berisi Synchronization2. dll dan Microsoft.Synchronization.dll. Sedangkan, core API dan runtime digunakan oleh semua komponen kecuali untuk offl ine database provider.
Sync Framework Architecture
Sync Framework memakai arsitektur berbasis provider. Provider menyembunyikan kompleksitas dari synchronization component dan spesifi k implementasi untuk setiap data store. Arsitektur inilah memungkinkan dapat digunakan untuk berbagai tipe data store. Pada Gambar 3 merupakan ilustrasi high-level architecture untuk Sync Framework. Sinkronisasi terjadi antara dua replika ( node) seperti terlihat pada Gambar 3. Sedangkan topplogi sinkronisasi dapat sembarang bentuk seperti hub-and-spoke, peer-to-peer, dan sebagainya.
System Requirements
Tabel 1. menunjukkan OS Windows yang di-support oleh Microsoft Sync Framework. Selain itu, Microsoft Sync Framework juga memerlukan ADO. NET artinya juga harus terinstal .NET Framework. Microsoft Sync Framework SDK untuk versi Microsoft Sync Framework 2.0 CTP2 dapat didownload secara gratis di website Microsoft pada alamat http://www.microsoft.com/ downloads/details.aspx?FamilyID=89adbb1e-53ff-41b5-ba178e43a2e66254&displaylang=en.
Sync Framework menyer takan runtime yang berisi synchronization provider untuk spesifi k data store dan API yang dapat digunakan oleh provider tersebut. Provider di sini merupakan komponen perangkat lunak yang dapat berkomunikasi antaradata source dan komponen lainnya dalam sistemsinkronisasi. Kita dapat me-
manfaatkan provider data store yang sudah disediakan, tetapi apabila tidak ada maka kita diberikan pilihan untuk membuat custom provider sendiri.
Secara umum, hubungan antarkomponen pada Microsoft Sync Framework dapat diilustrasikan seperti diagram komponen pada Gambar 2.
Pada Gambar 2, komponen Sync Framework dapat dijelaskan sebagai berikut: Database synchronization providers. Provider ini berisi
Microsoft.Synchronization.dll, Microsoft.Synchronization. Data.dll, Microsoft.Synchronization.Data.Server.dll, Microsoft.Synchronization.Data.SqlServer.dll, dan Microsoft. Synchronization.Data.SqlServerCe.dll. Skenario yang dapat diimplementasi, seperti:
Collaborative scenarios. Offl ine scenarios. File synchronization provider. Ini berisi FileSyncProvider2.dll
dan Microsoft.Synchronization.Files.dll. Ini dapat digunakan untuk sinkronisasi fi le dan folder baik format NTFS, FAT, atau SMB. Direktroni yang disinkronisasi dapat bertipe lokal komputer atau remote komputer.
Web feed synchronization components. Komponen ini berisi FeedSync2.dll dan Microsoft.Synchronization.dll. Komponen ini dapat digunakan dengan dua scenario sebagai berikut:
Web feed synchronization provider services yang dapat digunakan untuk menyimpan FeedSync XML fi le.
Web feed producer dan consumer component dapat digunakan untuk sinkronisasi data dengan feed RSS atau ATOM.
Custom providers. Komponen ini berisi Synchronization2. dll and Microsoft.Synchronization.dll, SimpleProviders2.dll dan Microsoft.Synchronization.SimpleProviders.dll. Ini dapat digunakan untuk membuat synchronization provider untuk berbagai tipe data store.
Metadata storage service. Komponen ini berisi MetaStore2. dll dan Microsoft.Synchronization.dll. Ini digunakan oleh custom provider yang dapat dimanfaatkan untuk menyimpan dan melakukan sinkronisasi metadata. Metadata storage ini sangat reliable dan database sederhana yang hanya membutuhkan memory kecil dan dapat didistribusikan bersama dengan provider.
Core API and runtime. Komponen ini berisi Synchronization2. dll dan Microsoft.Synchronization.dll. Sedangkan, core API dan runtime digunakan oleh semua komponen kecuali untuk offl ine database provider.
Sync Framework Architecture
Sync Framework memakai arsitektur berbasis provider. Provider menyembunyikan kompleksitas dari synchronization component dan spesifi k implementasi untuk setiap data store. Arsitektur inilah memungkinkan dapat digunakan untuk berbagai tipe data store. Pada Gambar 3 merupakan ilustrasi high-level architecture untuk Sync Framework. Sinkronisasi terjadi antara dua replika ( node) seperti terlihat pada Gambar 3. Sedangkan topplogi sinkronisasi dapat sembarang bentuk seperti hub-and-spoke, peer-to-peer, dan sebagainya.
System Requirements
Tabel 1. menunjukkan OS Windows yang di-support oleh Microsoft Sync Framework. Selain itu, Microsoft Sync Framework juga memerlukan ADO. NET artinya juga harus terinstal .NET Framework. Microsoft Sync Framework SDK untuk versi Microsoft Sync Framework 2.0 CTP2 dapat didownload secara gratis di website Microsoft pada alamat http://www.microsoft.com/ downloads/details.aspx?FamilyID=89adbb1e-53ff-41b5-ba178e43a2e66254&displaylang=en.
