NEWS TODAY

Senin, 22 November 2010

MICROSOFT SYNC FRAMEWORK

Sinkronisasi data pada sembarang aplikasi dengan berbagai perangkat keras tidaklah mudah. Microsoft Sync Framework memberikan alternatif solusi, apa yang diberikan?

SINKRONISASI data dapat dikatakan aktivitas yang sering dilakukan pada suatu aplikasi baik antaraplikasi atau sembarang perangkat keras. Membangun aplikasi sinkronisasi yang reliable tidak mudah, oleh karena itu Microsoft menyediakan platform sinkro nisasi yang dapat diimplementasi dengan berbagai skenario.
Pada artikel ini, penulis memperkanal Microsoft Sync Framework sebagai alternatif solusi sinkronisasi data.
Apa Itu Microsoft Sync Framework?
 
Microsoft Sync Framework adalah sebuah platform sinkronisasi yang memungkinkan untuk melakukan kolaborasi dan kemampuan mengakses secara offl ine pada suatu aplikasi, servis, dan perangkat keras. Teknologi ini mempunyai karekteristik yang dapat melakukan roaming, sharing, dan berkomunikasi dengan data offl ine. Dengan menggunakan Microsoft Sync Framework, programmer dapat membuat ekosistem sinkronisasi yang dapat diintegrasikan dengan sembarang aplikasi dengan data apapun pada protokol jaringan.
Kapan Menggunakan Microsoft Sync Framework?
Fitur kunci Microsoft Sync Framework adalah kemampuan membuat customize provider sinkronisasi. Provider dalam hal ini adalah komponen perangkat lunak yang merepresentasikan sebuah replika  untuk sinkronisasi.
Pertanyaan sederhana mengenai kapan menggunakan Microsoft Synch Framework, maka jawabannya sangat sederhana, yaitu ketika kita membutuhkan suatu platform yang di dalamnya memerlukan sinkronisasi satu sama lainnya. Ilustrasi sinkronisasi seperti terlihat pada Gambar 1.
Pada kenyaataan, memang kita pernah membuat mekanisme sinkronisasi sendiri tentang itu memanfaatkan kemampuan socket maupun database, namun dalam hal ini Microsoft telah menyediakan sebuah platform yang memang diperuntukkan dalam membuat aplikasi berbasis sinkronisasi. Oleh karena itu, kita dapat lebih fokus dalam menyelesaikan  business process.
Beberapa provider yang sudah disediakan untuk sinkronisasi oleh Microsoft Sync Framework, antara lain:  Sync Services untuk ADO.NET. Sinkroniasi untuk aplikasi
berbasis data ADO.NET.  Sync Services untuk File System. Sinkronisasi untuk fi le dan
folder.  Sync Services untuk FeedSync. Sinkronisasi untuk feed RSS
dan ATOM.Apabila provider sinkronisasi di atas masih sekiranya kurang cukup, maka kita bisa membuat custom provider  untuk sinkronisasi.

Sync Framework Component
Sync Framework menyer takan runtime yang berisi synchronization provider untuk spesifi k data store dan API yang dapat digunakan oleh provider tersebut. Provider di sini merupakan komponen perangkat lunak yang dapat berkomunikasi antaradata source dan komponen lainnya dalam sistemsinkronisasi. Kita dapat me-
manfaatkan provider data store yang sudah disediakan, tetapi apabila tidak ada maka kita diberikan pilihan untuk membuat  custom provider sendiri.
Secara umum, hubungan antarkomponen pada Microsoft Sync Framework dapat diilustrasikan seperti diagram komponen pada Gambar 2.
Pada Gambar 2, komponen Sync Framework dapat dijelaskan sebagai berikut:  Database synchronization providers. Provider ini berisi
Microsoft.Synchronization.dll, Microsoft.Synchronization. Data.dll, Microsoft.Synchronization.Data.Server.dll, Microsoft.Synchronization.Data.SqlServer.dll, dan Microsoft. Synchronization.Data.SqlServerCe.dll. Skenario yang dapat diimplementasi, seperti:
  Collaborative scenarios.   Offl ine scenarios.  File synchronization provider. Ini berisi FileSyncProvider2.dll
dan Microsoft.Synchronization.Files.dll. Ini dapat digunakan untuk sinkronisasi fi le dan folder baik format NTFS, FAT, atau SMB. Direktroni yang disinkronisasi dapat bertipe lokal komputer atau remote komputer.
 Web feed synchronization components. Komponen ini berisi FeedSync2.dll dan Microsoft.Synchronization.dll. Komponen ini dapat digunakan dengan dua scenario sebagai berikut:
  Web feed synchronization provider services  yang dapat digunakan untuk menyimpan FeedSync XML fi le.
  Web feed producer dan consumer component dapat digunakan untuk sinkronisasi data dengan feed RSS atau ATOM.
 Custom providers. Komponen ini berisi Synchronization2. dll and Microsoft.Synchronization.dll, SimpleProviders2.dll dan Microsoft.Synchronization.SimpleProviders.dll. Ini dapat digunakan untuk membuat synchronization provider untuk berbagai tipe data store.
 Metadata storage service.  Komponen ini berisi MetaStore2. dll dan Microsoft.Synchronization.dll. Ini digunakan oleh custom provider yang dapat dimanfaatkan untuk menyimpan dan melakukan sinkronisasi metadata. Metadata storage ini sangat reliable dan database sederhana yang hanya membutuhkan memory kecil dan dapat didistribusikan bersama dengan provider.
 Core API and runtime. Komponen ini berisi Synchronization2. dll dan Microsoft.Synchronization.dll. Sedangkan, core API dan runtime digunakan oleh semua komponen kecuali untuk offl ine database provider.
Sync Framework Architecture
Sync Framework memakai arsitektur berbasis provider. Provider menyembunyikan kompleksitas dari synchronization component dan spesifi k implementasi untuk setiap data store. Arsitektur inilah memungkinkan dapat digunakan untuk berbagai tipe data store. Pada Gambar 3 merupakan ilustrasi high-level architecture untuk Sync Framework. Sinkronisasi terjadi antara dua replika ( node) seperti terlihat pada Gambar 3. Sedangkan topplogi sinkronisasi dapat sembarang bentuk seperti hub-and-spoke, peer-to-peer, dan sebagainya.
System Requirements
Tabel 1. menunjukkan OS Windows yang di-support oleh Microsoft Sync Framework. Selain itu, Microsoft Sync Framework  juga memerlukan ADO. NET artinya juga harus terinstal .NET Framework. Microsoft Sync Framework SDK untuk versi Microsoft Sync Framework 2.0 CTP2  dapat didownload secara gratis di website Microsoft pada alamat http://www.microsoft.com/ downloads/details.aspx?FamilyID=89adbb1e-53ff-41b5-ba178e43a2e66254&displaylang=en

MEMBANGUN SISTEM PARKIR

Kalau masuk susah, kalau keluar harus bayar, apakah itu? Jawabannya: parkir di sebuah pusat perbelanjaan yang ramai. 
DI KOTA-KOTA besar, mungkin Anda pernah mengalami perjuangan berat saat kendaraan Anda masuk area parkir, dan berusaha mencari tempat yang kosong. Tidak jarang hanya untuk berputar-putar di area parkir saja sudah menghabiskan banyak waktu dan tenaga. Belum cukup dengan itu, bisa jadi saat berada di pos keluar dan membayar, sistem komputer menunjukkan Anda berada di parkiran selama 5 jam lebih 3 detik, karena biaya parkir lazimnya dihitung per jam, maka perhitungan dibulatkan menjadi 6 jam. Selisih dalam hitungan detik dapat membuat Anda merogoh kocek lebih dalam!
Anda mungkin mulai berpikir betapa enaknya menjadi pemilik atau pengelola parkir, cukup memiliki modal lahan parkir dan sistem sederhana yang dapat mencatat dan menghitung biaya parkir, maka setiap hari uang mengalir masuk. Tetapi sebuah sistem parkir (yang handal) tidaklah sederhana. Tulisan ini membahas pembangunan sistem parkir dimulai dari hal mendasar hingga kemungkinan pengembangan sistem lebih lanjut.
Keamanan dan Tanda Pengenal
Setiap sistem selalu memperhitungkan masalah keamanan. Semakin tinggi risikonya, isu keamanan semakin menjadi prioritas. Dalam sistem parkir, menjaga keamanan setiap kendaraan yang masuk ke dalam area parkir adalah hal yang sangat penting, walaupun pada ketentuan yang berlaku Anda mungkin mendapatkan keterangan bahwa kehilangan kendaraan bukan tanggung-jawab pengelola parkir (umumnya Anda dapat membaca ketentuan ini pada karcis atau kartu parkir), tetapi jika sebagai pengelola parkir Anda memiliki sistem keamanan yang lemah, hal itu adalah “iklan” yang sangat merugikan dari sisi bisnis. Ancaman yang paling perlu diwaspadai, tentu saja usaha pencurian kendaraan atau barang-barang di dalamnya.
Secara sederhana, Anda dapat menganalogikan sistem parkir seperti tempat penitipan barang di supermarket atau toko buku. Di tempat penitipan barang, Anda menitipkan tas atau barang Anda pada sebuah counter, barang Anda diletakkan pada sebuah kotak/bilik yang ditandai nomor tertentu, lalu Anda mendapatkan sebuah kartu bertuliskan nomor bilik sebagai  tanda pengenal untuk mengambil titipan Anda nanti. Hal yang menjadi isu keamanan adalah satu-satunya bukti
untuk mengambil barang titipan adalah kartu tanda pengenal tersebut. Jika hilang, siapapun yang menemukannya akan dapat mengambil barang titipan Anda. Lebih jauh lagi, siapapun yang mampu menduplikasikan tanda pengenal tersebut, juga dapat mengambil barang titipan Anda.
Jika tanda pengenal tersebut hanya berupa kertas yang dibungkus plastik atau kartu bertuliskan nomor, tingkat keamanannya dapat dikatakan rendah karena mudah diduplikasi. Tetapi tentunya, para pelaku kriminal akan berpikir ribuan kali menghitung kemungkinan untung (mendapat tas berisi barang berharga) dan rugi (mendapat tas butut berisi tagihan hutang atau rapor merah, dan tertangkap basah satpam), apalagi kita sering disarankan untuk tidak menitipkan barang berharga.
Sama seperti penitipan barang, pada sistem parkir, Anda juga mendapatkan tanda pengenal untuk kendaraan yang Anda titipkan di area parkir. Beberapa kemungkinan tanda pengenal yang digunakan dalam sistem parkir antara lain adalah (dimulai dari yang paling sederhana): 1. Karcis.  Saat kendaraan masuk, operator menginput nomor polisi
kendaraan (nomor plat), lalu sistem komputer akan mencetak tiket/karcis berisi informasi nomor polisi, hari dan jam masuk, mungkin ditambah keterangan lain seperti jenis kendaraan, nama petugas/operator, dan seterusnya. Saat kendaraan keluar, pengemudi memberikan karcis itu kembali, yang kemudian di-input oleh petugas. Hal terpenting adalah petugas harus melihat apakah nomor polisi yang tertera pada karcis sama dengan nomor yang tertera pada plat kendaraan (kalau perlu dengan pengecekan STNK), selanjutnya komputer akan menghitung biaya parkir. Keuntungannya adalah biaya yang relatif murah. Sedangkan kelemahannya, pemalsuan/duplikasi kertas relatif mudah dilakukan, dan kertas lebih mudah rusak dan hilang. Jika karcis berada di tangan pelaku kriminal, ia dapat mencari dan menemukan kendaraan korban karena nomor polisi tertera pada karcis tersebut.

2. Kertas Barcode.  Sama dengan sistem karcis, data yang dicetak dan dibaca
sama, hanya berbeda format. Barcode menulis dan membaca data dengan simbol garis-garis yang hanya dapat dibaca oleh mesin. Penggunaan barcode yang sering ditemui adalah seperti saat Anda berbelanja di supermarket, kasir mencatat barang belanjaan Anda dengan menggunakan mesin pembaca barcode ( barcode scanner/reader). Gambar 1 menunjukkan beberapa contoh barcode.
 Perhatikan perbedaan penting berikut, pada kertas bertuliskan nomor polisi, petugas parkir melakukan prosedur manual membandingkan nomor pada karcis dan kendaraan, hal ini tentu di luar kontrol sistem komputerisasi dan dapat terjadi human error atau kelalaian petugas.
 Pada kertas bertuliskan kode barcode yang hanya dapat dibaca oleh komputer, prosedur di atas sebaiknya digantikan oleh sistem. Caranya adalah, sistem meminta petugas untuk meng-input nomor polisi berdasarkan plat kendaraan yang dilihatnya, lalu petugas mengambil kertas barcode dan melakukan scan, sistem membaca kode barcode dan menerjemahkannya menjadi nomor polisi, kemudian membandingkannya dengan input dari petugas. Sistem akan melanjutkan proses berikutnya jika nomor polisi sama/valid.
 Keuntungannya: informasi tersamarkan, sekalipun hilang atau dicuri pelaku kriminal, ia tidak akan mengetahui nomor polisi kendaraan karcis tersebut dengan mata telanjang, walaupun masih dapat diduplikasi dan data masih dapat dibaca dengan modal sebuah barcode scanner.
 Kelemahannya masih seputar kertas yang mudah rusak dan hilang, ditambah lagi kerutan atau lipatan kertas dapat membuat barcode menjadi tidak terbaca. Modal berupa peralatan barcode scanner juga harus dipersiapkan.

3. Kartu Barcode.  Pada media kartu, barcode telah dicetak permanen dari
pabrik sehingga tidak dapat diubah lagi. Hal ini menyebabkan data barcode tidak berupa nomor polisi, data barcode hanya berisi sebuah key, yang diasosiasikan dengan informasi kendaraan yang berada pada database server. Key ini dapat dianalogikan seperti nomor kartu pada penitipan barang, 
nomor/key tidak berubah, tetapi barang/kendaraan titipan berubah silih berganti. Peningkatan keamanan dibandingkan tanda pengenal yang telah dibahas sebelumnya adalah sekali pun kartu ini dicuri/diduplikasi/dibaca datanya oleh pelaku kriminal, sang pelaku tidak akan mendapatkan informasi nomor polisi dari kartu tersebut. Artinya, ia tidak dapat memastikan kendaraan mana yang ingin dicuri. Jika diperlukan, teknik ini juga dapat dilakukan pada sistem kertas barcode. Keuntungan lain penggunaan kartu barcode, kartu dapat direuse atau digunakan kembali, tidak seperti kertas yang sekali pakai. Kelemahannya, karena barcode tercetak pada permukaan kartu dan sering digunakan/berpindah tangan, akan membuat tinta cetakan semakin lama semakin pudar dan tidak terbaca.
4. Kartu Magnetik.Pilihan lain adalah dengan menggunakan kartu magnetik
( magnetic stripe card). Seperti apa bentuknya? Anda pasti sudah familiar, bentuknya seperti kartu ATM yang digunakan saat ini, dengan ciri label hitam (pita magnetik) pada bagian belakang yang merupakan tempat penyimpanan data. Cara menulis/membaca datanya dengan digesek pada magnetic reader . Kartu magnetik lebih tahan kondisi cuaca dibandingkan kartu barcode yang tintanya dapat pudar, hanya saja karena selalu bergesekan saat dibaca/tulis, pita magnetik lebih rawan tergores dibandingkan kartu barcode yang dibaca dengan sensor optik. Istimewanya, tidak seperti kartu barcode yang datanya permanen, data pada kartu magnetik dapat ditulis ulang dan dimodifi kasi sehingga Anda dapat mempertinggi tingkat keamanan dengan memberikan kode enkripsi yang berbeda-beda. Walaupun demikian, kartu magnetik juga masih dapat diduplikasi (ingat bahwa isinya dapat dibaca dan ditulis), jadi jangan menyepelekan orang yang menutupi tangannya dengan sepenuh hati saat memencet PIN di ATM atau kasir, karena ia melakukannya untuk sebuah alasan yang benar.
5. Kartu RFID/Smart Card.  Jenis smart card merupakan tanda pengenal yang pa ling
aman dibandingkan alternatif lain di atas. Data yang tersimpan di dalam kartu berupa chip atau komponen IC (Integrated Circuit), sering digunakan untuk kartu kredit.
 RFID ( Radio Frequency Identifi cation) merupakan pengembangan teknologi smart card yang memungkinkan komunikasi kartu dengan reader melalui frekuensi radio, dengan demikian tidak perlu bersentuhan ( contactless smard card). Secara fi sik, kartu RFID relatif lebih awet karena tidak perlu digesek dan tidak rusak oleh gangguan cuaca seperti panas matahari, air, debu, atau kelembaban. Bahkan jika kartu patah, data masih dapat terbaca selama chip/rangkaian sirkuit masih utuh. Secara teori, smard card tetap dapat diduplikasi, tetapi tentu tidak dengan mudah karena smart card memiliki key unik yang dihasilkan melalui kriptografi  hardware.
Bagaimana pun, pemilihan tanda pengenal parkir ini sangat tergantung dengan kebutuhan, tetap siapkan sistem manual untuk mem-back-up sistem komputerisasi, keamanan tambahan lainnya yang perlu dipertimbangkan adalah pemeriksaan STNK, 
DIAGRAM ALUR

Dua titik penting dalam sebuah sistem parkir adalah pos masuk dan pos keluar. Sebuah sistem parkir yang baik dituntut untuk dapat menangani lebih dari satu pos (masuk maupun keluar). Rata-rata sistem parkir di Indonesia masih memerlukan petugas/operator untuk meng-input nomor polisi, diagram alur sistem komputerisasinya digambarkan sebagai berikut:

Diagram alur pos masuk. Diagram alur pos keluar.
Walaupun tampak sederhana, tetapi terdapat beberapa kasus yang perlu Anda pertimbangkan dapat terjadi kapan saja, dan sistem harus sigap menanganinya, antara lain:
1. Kartu/karcis hilang di pos keluar.  Umumnya telah terdapat ketentuan denda jika pengemudi meng-
hilangkan kartu/karcis, kendaraan dapat keluar dengan melalui pemeriksaan bukti kepemilikan kendaraan seperti STNK. Sistem harus dapat mencatat data ini seperti jumlah denda, nomor polisi, dan data relevan lainnya yang dapat diambil informasinya bilamana diperlukan. Jika sistem menggunakan tanda pengenal berupa kartu, pastikan kartu tersebut telah ditandai didalam sistem sehingga tidak dapat digunakan lagi, kecuali jika nantinya kartu tersebut ditemukan dan dikembalikan pada pengelola parkir.
2. Nomor polisi sama.  Katakanlah mobil nomor B123 masuk, tetapi sistem mendeteksi
bahwa nomor polisi B123 telah berada di area parkir. Ini berarti sistem mencatat ada nomor polisi yang sama, sedangkan kenyataannya nomor polisi setiap kendaraan yang terdaftar resmi haruslah unik. Penyebabnya bisa berbagai hal, seperti salah input petugas, usaha pemalsuan nomor polisi dengan mengubah plat, atau mobil tersebut sebenarnya sudah keluar tetapi gagal dideteksi oleh sistem. Solusinya dapat dengan memberikan karcis manual pada kendaraan tersebut (karena sistem komputer pasti menolak dua kendaraan dengan nomor polisi yang sama), tetapi karena hal ini bisa jadi merupakan kasus serius, maka pihak pengelola harus melakukan investigasi lebih lanjut untuk menemukan permasalahannya.
3. Nomor polisi berbeda.  Selama sistem masih menggunakan manusia sebagai operator
input, human error selalu dapat terjadi. Tetapi demi keamanan, jangan cepat percaya bahwa kesalahan berada pada sisi sistem atau salah input. Bayangkan skenario berikut, mobil dengan nomor polisi B128 menghampiri pos keluar dari area parkir, petugas melihat nomor polisi tersebut dan meng-input-nya pada sistem, tetapi pengemudi menunjukkan kartu/karcis bertuliskan B123. Walau nomor polisi agak mirip, jangan langsung berasumsi bahwa petugas di pos masuk telah salah menuliskan nomor polisi. Sekecil apapun, tetap ada kemungkinan usaha pencurian kendaraan, sehingga harus tetap dilakukan prosedur pemeriksaan. Jika benar kesalahan diakibatkan oleh human error, petugas yang berwenang dapat memperbaiki data tersebut.

Intel i5

Intel benar-benar membuat suatu sensasi yang luar biasa dalam hal teknologi. Baru saja kita menikmati processor Intel Core i7, kali ini mereka meluncurkan lagi processor Intel Core i5.
SETELAH processor terbarunya dipasarkan, yaitu Intel Core i7. Rupanya pencapaian ini tidak membuat puas perusahaan sebesar Intel. Tak lama berselang, kali ini mereka memperkenalkan processor terbaru Intel Core i5, yang nantinya akan disusul de ngan Intel Core i9. Memang suatu lompatan yang luar biasa dari Intel. Dan memang tidak salah jika slogan mereka adalah  “Leap Ahead” karena memang tepat adanya.
Namun dikarenakan processor i5 ini masih sangat baru dan belum dipasarkan secara umum, hanya produk sample untuk media saja yang sudah tersedia. Maka informasi menganai Core i5 ini sendiri juga belum sepenuhnya mendetail. Yang pasti PC Media sebagai “The Biggest Selling Magazine” di Indonesia, saat tulisan ini dibuat sudah memiliki produk sample Core i5, dan beberapa motherboard yang mendukungnya.
Intel Core i5 sendiri akan menggunakan codenames Lynfi eld, Arrandale, dan atau Clarkdale. Memang jika dilihat dari road map schedule yang diberikan oleh Intel, processor yang menggunakan codenames ini akan diluncurkan secara resmi pada bulan September tahun 2009. Processor dengan codenames ini nanti akan menggunakan microarchitecture Intel Nehalem dan Intel Westmere.
Microprocessor berkode Lynfield sendiri nantinya akan
diintegrasikan dengan DDR3 memory controller, terintegrasi dengan PCI-Express graphic controller, dan Direct Media Interface controller yang akan berkomunikasi dengan chipset Intel P55 yang memiliki fi tur turbo boost di dalamnya. Intel Core i5 rencananya akan diluncurkan bersamaan dengan chipset Intel seri 5. Ssebenarnya penamaan kode Lynfi eld bukan hanya untuk processor Intel Core i5 saja karena Intel Core i7 juga menggunakan kode nama yang sama.
Teknologi Intel Core i5
Intel Core i5 menggunakan kode nama Lynfi eld sama seperti Intel Core i7 yang sudah beredar di pasaran. Namun ada beberapa teknologi, seperti teknologi Tri memory channel dihilangkan, QuickPath interconnect diperkecil untuk memberikan ruang pada Direct Media Interface. Pastinya Intel Core i5 sudah menggunakan fabrikasi 45 nm, sama seperti Intel Core i7.
 
Processor ini memiliki beberapa speed, di antaranya 2.66 GHz, 2.80 GHz, dan 2.93 GHz dengan L3 Cache sebesar 8 MB, fi tur HypertThreading, dan fi tur TurboBoost Technology. TDP yang diperlukan oleh processor ini adalah 95 W. Khusus untuk Intel Core i5 menggunakan socket yang berbeda dari Intel Core i7, yaitu LGA1156. Tentu saja ini yang bisa menjadi “bumerang” untuk pihak Intel, dimana socket LGA 1366 baru saja diluncurkan, ia sudah menggunakan socket yang baru lagi. Paling tidak akan membuat konsumen, mungkin termasuk Anda, untuk berpikir dua kali melakukan upgrade menggunakan RIG Intel.
Harga perkiraan dari processor ini masih mirip dengan Core i7. Speed 2.66 GHz dihargai US$196, 2.80 GHz dihargai US$284, dan 2.93 GHz dihargai US$562. Semua
Motherboard yang menggunakan chipset Intel P55. Processor Intel Core i5.
harga ini hanya kisaran dan perkiraan saja yang kami dapatkan informasinya dari berbagai sumber, jadi bisa berubah kapan saja. Coba Anda bandingkan dengan Intel Core i7 920 2.66 GHz yang dihargai US$284, masih cukup kompetitif untuk Intel Core i5.
Perbandingan spesifi kasi Intel Core i5 dan Intel Core i7serta i3.

Intel Core i5 juga memiliki kode nama lain, yaitu Clarkdale. Processor ini hanya memiliki 2 buah core di dalamnya. Speed yang dimiliki antara 3.2 GHz sampai dengan 3.46 GHz, dengan dukungan terhadap Hyperthreading dan TurboBoost. Clarkdale memiliki L3 cache sebesar 4 MB, dan TDP yang diperlukan adalah 73 W. Harga kisaran untuk processor yang termurah adalah US$176.
Motherboard Pendukung Intel Core i5
Yang membuatnya cukup unik adalah meskipun processor Intel Core i5 baru akan resmi diluncurkan secara umum pada bulan September 2009, namun beberapa produsen motherboard sudah berbondong-bondong mengeluarkan mainboard pendukung processor ini. Tentu saja dengan chipset terbaru dari Intel, yaitu Intel P55 di dalamnya. Produsen besar seperti ASUS dan Gigabyte yang selalu berkompetisi tak mau ketinggalan. Asus dengan produknya ASUS P7P55D, dan Gigabyte dengan GA-P55-UD5 dan GA-P55-UD4P. Pengembangan teknologi yang paling terlihat dari motherboard ber-chipset P55, antara lain adalah memiliki 24 CPU power phase , dukungan terhadap SATA-III/SATA 6 Gbit/s de ngan chipset yang digunakan adalah dari Marvel, dan didesain secara combo SATA-II/III. Motherboard ini mendukung 4 SATA-III port, dan 6 SATA-II port dengan RAID 0 dan 1. Memang yang harus disayangkan adalah Intel mengeluarkan processor dengan menggunakan socket jenis baru, socket 1156. Sedangkan socket 1366 saja belum bisa diserap pasar dengan baik. Untuk masalah upgrade RIG, baik kompatibilitas dan harga, harus kami akui AMD memang masih paling "bersahabat".
alexander.jularso@pcmedia.co.id
Alexander P. H. Jularso

Logika Kombinasi dalam Kemasan IC (Adder)

 Integrated Circuit (IC)
IC yang paling banyak digunakan saat ini adalah IC Digital
Komputer
Kalkulator
Sistem kontrol elektronik
IC Digital ada 2 jenis, yaitu :
TTL (Transistor-transistor Logic)
CMOS (Complementary with MOSFET(Metal Oxide Semiconductor Field Effect Transistors))
Komparator
 Merupakan rangkaian logika yang berfungsi membandingkan keadaan logika input-inputnya 
  •Komparator biner terdiri atas :
Non-equality comparator
Equality comparator CMOS 
Berisi rangkaian yang merupakan gabungan dari beberapa komponen MOSFET untuk membentuk gate-gate dengan fungsi logic seperti halnya IC-TTL
  Rangkaian Kombinasi dalam IC 
Rangkaian kombinasi yang dikemas dalam bentuk IC antara lain adalah :
Komparator (pembanding)
Penjumlah (adder)
Multiplexer
Demultiplexer
Encoder
Decoder 
Non-Equality Comparator
Didefinisikan sebagai rangkaian logika yang memberikan keadaanoutput tinggi jika keadaan input-inputnya berbeda.

 

INSTANT (AND OPEN) MESSAGING

Popularitas dini jaringan IM tertutup seperti Yahoo! Messenger dan AIM membuatnya popular hingga kini. Namun, standar terbuka tetap lebih menguntungkan bagi pemakai.
DI ZAMAN Internet dengan protokol komunikasi yang serba terbuka, ironis rasanya salah satu cara berkomunikasi yang paling popular dewasa ini, instant messaging, masih cukup didominasi oleh protokol tertutup yang dikendalikan perusahaan komersial.
Kenapa protokol-protokol IM tertutup ini masih bertahan hingga sekarang? Di dunia komunikasi, memang hukum yang berlaku adalah: siapa yang (lebih dulu) menjadi popular, dia yang akan menang. Walau protokol Internet dasar seperti TCP/IP, DNS, POP/SMTP, dan HTTP mula-mula memang dirancang sebagai dokumen terbuka, namun dunia komunikasi dan komputer penuh de ngan cerita kesuksesan format dan protokol tertutup yang pada akhir nya tetap popular digunakan sampai sekarang (arsitektur x86, format fi le MS Offi ce, Skype, dan sebagainya).
Siapa yang (lebih dulu) menjadi popular, maka dia yang akan menang.
Cerita tipikalnya seperti ini. Mula-mula ada sebuah perusahaan yang jeli melihat celah peluang bisnis. Ada kebutuhan pasar yang belum terpenuhi. Perusahaan ini lalu akan mengembangkan aplikasi dan protokol tertutup. Protokol dirahasiakan untuk memastikan monopoli di masa depan, karena pada dasarnya setiap perusahaan komersial mengidamkan meraih monopoli. Di tahun 1996, sebuah perusahaan startup Israel Mirabilis mengamati bahwa IRC dikembangkan dan popular di komputer Unix saja, sementara di Windows belum ada aplikasi chat yang popular. Padahal kebutuhan untuk saling berkomunikasi dan mengetahui status online teman lewat chat jelas-jelas ada. Maka, lahirlah ICQ.
Kesuksesan perusahaan pertama akan mengundang banyak pesaing ikut masuk. Ada yang mengembangkan protokol tertutupnya sendiri, tapi ada juga yang memilih mempromosikan protokol terbuka untuk melawan dominasi perusahaan yang terlebih dulu masuk. AOL misalnya, memperkenalkan AIM tahun 1997. Yahoo! menyusul setahun kemudian dengan Yahoo! Pager (cikal bakal YM). Tahun berikutnya, Microsoft dan Tencent dari China
meluncurkan produk IM-nya masing-masing, MSN dan QQ. Kehadiran beberapa protokol yang saling tidak kompatibel
sebetulnya berujung pada masalah interoperabilitas. Namun, karena popularitas yang ada menciptakan inersia yang amat besar terhadap perubahan, protokol tertutup pun akhirnya direverse engineer.  Program Trillian misalnya adalah salah satu program pertama yang menawarkan kemampuan multiprotokol, sehingga pengguna tidak perlu repot memasang program berbeda untuk setiap protokol. Program lain seperti Pidgin mengizinkan pengguna sistem operasi selain Windows untuk ikut berkomunikasi via YM/MSN/AIM walaupun perusahaan-perusahaan pemilik protokolnya hanya menyediakan program untuk Windows.
Standar terbuka untuk IM, Jabber/XMPP, sebetulnya sudah mulai dikembangkan dari tahun 1998. Rupanya ini pun 1-2 tahun terlambat, apalagi ditambah tidak tersedianya program klien popular untuk Jabber. Diperparah lagi dengan terlambatnya Google masuk ke arena IM dan mendukung Jabber (baru tahun 2005).
Namun, saya sangat berharap Google Talk! dan aplikasi Jabber lainnya dapat suatu hari menyamai dan mengalahkan popularitas jaringan IM tertutup. Kenapa? Karena kendali perusahaan dan ketergantungan terhadap perusahaan terlalu kuat.
Perusahaan bermotif bisnis tentu akan segera memanfaatkan posisinya begitu mencapai dominasi/monopoli, umumnya dengan menaikkan harga. Contohnya tahun 2002, di mana QQ yang amat dominan di China mulai mewajibkan akun IM berbayar.
Perusahaan juga umumnya gemar melakukan diskriminasi, dengan hanya memperhatikan pelanggan yang mayoritas/menguntungkan dan menelantarkan pelanggan yang minoritas/tidak menguntungkan. Bahkan memblokir pelanggan yang berpotensi merugikan. Contohnya, platform Linux dan fi tur enkripsi ditelantarkan Yahoo karena dianggap tidak menguntungkan. Berkali-kali pula Yahoo, Microsoft, dan Mirabilis meng-“upgrade” protokolnya sehingga berakibat pengguna aplikasi alternatif seperti Trillian dan Pidgin di Unix/Linux tidak dapat konek.
Terakhir, perusahaan dapat berganti strategi atau bangkrut/ merger sewaktu-waktu. Tindakan ini dapat saja mempengaruhi layanan IM secara besar-besaran.oleh STEVEN HARYANTO (Analis Sistem & Pemerhati Sekuriti) (steven@masterweb.net)

128-BIT, 256-BIT, …: UNTUK APA?

Pada dekade 2010 kita akan terbiasa dengan perangkat keras 64bit. Suatu saat kita akan masuki era 128-bit, 256-bit, dan seterusnya.  Pertanyaannya: untuk apa?
AH, INI kok pertanyaan konyol. “Untuk lebih cepat lah yaw”, jawab banyak orang.  Mungkin lebih cepat, 

tetapi tidak berarti lebih akurat.  Pada kesempatan ini, saya ingin sampaikan masalah akurasi/presisi yang tidak diselesaikan oleh komputasi 1024-bit sekalipun. Hmmm, aneh, masak sih?
Apa masalah yang tidak dapat diselesaikan oleh bus-width yang lebih lebar berdasarkan kecenderungan saat ini?  Masalah yang “sepele”: representasi eksak pecahan desimal.
Sampai saat ini produsen perangkat keras hanya mewujudkan fl oating-point biner pada perangkat keras. Konsekuensinya adalah bahwa fraksi desimal 0.1 sekalipun tidak dapat direpresentasikan dengan eksak. Anda hanya akan mendapati 0.100000001490 
(lihat rinciannya pada “Know-How” PC Media 05/2009 “Menguak Misteri Floating-point”).
Nilai ini dapat Anda peroleh dari 32-bit single-precision fl oating-point.  Saya yakin, pemakaian 64-bit, 128-bit, 256-bit, bahkan 1024-bit fl oating-point tidak membuat representasi bilangan 0.1 desimal lebih baik daripada nilai sebenarnya yang sudah saya perlihatkan.  Dengan kata lain, pelebaran bus-width dan penambahan bit-bit untuk fl oating-point sama sekali tidak membuat pecahan desimal dapat direpresentasikan dengan eksak.
Apakah ada solusinya?  Ada, dan solusi inilah yang saya pikir dapat membuat komputasi 128-bit, 256-bit, dan seterusnya menjadi sangat bermanfaat. Ide sederhananya dapat ditelusuri ke BCD (Binary Coded Decimal). Pada BCD, 4-bit dipakai untuk representasi nilai 0-9 (nilai heksadesimal A dan F tidak dipakai).
BCD tidak efi sien.  Bila kita memakai 64-bit (1 sign-bit) dan ingin merepresentasikan fraksi desimal 0.001 dengan eksak, maka kita hanya memiliki 51-bit untuk bilangan bulat, dan harus mengalokasikan 12-bit untuk fraksi desimal. Kalangan fi nansial AS mengharuskan akurasi fraksi 5 desimal. Pemakaian BCD mengharuskan 20-bit fraksi, menyisakan 43-bit untuk bilangan bulat.
Cara yang lebih baik adalah declet: 10-bit untuk representasi fraksi tiga desimal 0 sampai 999. 10-bit dapat dipakai untuk representasi nilai 0–1023, tapi nilai 1000 sampai 1023 tidak
dipakai. Mari kita tinjau pemakaian 64-bit data dengan 20-bit untuk fraksi desimal, 1 sign-bit, dan 43-bit bilangan bulat.  Pemakaian BCD hanya memberi 5 fraksi desimal sedangkan declet memberi 6 fraksi desimal.
Konsekuensi fl oating-point biner pada perangkat keras: 0.1 tidak dapat direpresentasikan eksak.
Pada PC Media 12/2008 saya menulis “Sepertinya 8-bit byte merupakan keputusan yang kurang tepat. 9-bit byte lebih baik.” Fraksi desimal memberi contoh lain manfaat 9bit byte. 43-bit bilangan bulat bukan hal yang diinginkan pemerintah negara-negara maju karena hanya membatasi bilangan bulat ke 8,796,093,022,208 (mendekati 9 trilyun).  Kalau kita memakai 9bit byte, maka 8-byte (72-bit) menyediakan 1 sign-bit, 51 bit bilangan bulat, dan 20 bit untuk fraksi 6 desimal.  Komputasi pajak, hutang skala besar, dan compound interest akan cukup akurat.  51-bit bilangan bulat terbatas ke 2,251,799,813,685,248; 2251 triliun! Suatu nilai yang amat besar. Intel implements tipe data 10-byte. Dengan 9-bit byte, kita akan peroleh 90-bit.  Pada seri know-how tentang fl oating-point, nilai 0.1 sebenarnya 0.100000001490116119382265625, tapi ditampilkan sebagai 0.10000000149. Mengapa tidak akurat?  64-bit dan 80-bit tidak cukup. Aproksimasi 0.1 memerlukan perhitungan 2
-27
.  Dengan log2(10) ≈ 3.321928, perhitungan nilai desimal yang akurat untuk 2
-27
 memerlukan 90-bit data. Kembali ke dunia nyata 8-bit byte, 64-bit data dengan declet mungkin belum memuaskan sebagian pelaku bisnis, tapi akan memuaskan cukup banyak orang yang tidak memerlukan presisi > 6 fraksi desimal dan bilangan bulat > 8 triliun. Bagi yang kurang puas (saintis?), 128-bit dapat memenuhi sebagian besar kebutuhan yang tidak terpenuhi.  Sayang sekali produsen hardware enggan implement fraksi desimal eksak dengan memakai declet. 128-bit fl oating-point tidak berguna bagi banyak orang .
oleh BERNARIDHO I. HUTABARAT 

TUGAS PENDAHULUAN PRAKTIKUM SISTEM DIGITAL PERCOBAAN I PENGENALAN MODUL PRAKTIKUM

  1. Dengan rangkaian kombinasi buat angka 0-9 menggunakan seven segmen dengan empat inputan dengan menggunakan table dibawah ini.
Input
Output
A
B
C
D
a
b
c
d
e
f
g
0
0
0
0
1
1
1
1
1
1
0
0
0
0
1
0
1
1
0
0
0
0
0
0
1
0
1
1
0
1
1
0
1
0
0
1
1
1
1
1
1
0
0
1
0
1
0
0
0
1
1
0
0
1
1
0
1
0
1
1
0
1
1
0
1
1
0
1
1
0
1
0
1
1
1
1
1
0
1
1
1
1
1
1
0
0
0
0
1
0
0
0
1
1
1
1
1
1
1
1
0
0
1
1
1
1
1
0
1
1

  1. Setelah membuat rangkaian kombinasi, gunakan Electronic workbench untuk  membuat aplikasinya!
  2. Jelaskan pengertian Sandi Hexadesimal, Sandi Excess-3, dan Sandi ASCII !
·         Heksadesimal atau sistem bilangan basis 16 adalah sebuah sistem bilangan yang menggunakan 16 simbol. Berbeda dengan sistem bilangan desimal, simbol yang digunakan dari sistem ini adalah angka 0 sampai 9, ditambah dengan 6 simbol lainnya dengan menggunakan huruf A hingga F.
·         Excess-3 desimal-kode biner (XS-3), juga disebut representasi bias atau excess-N, adalah sistem bilangan yang digunakan pada beberapa komputer lama yang menggunakan nomor pra-ditentukan N sebagai nilai biasing. Ini adalah cara untuk mewakili nilai-nilai yang seimbang dengan jumlah angka positif dan negatif. Dalam XS-3, angka direpresentasikan sebagai angka desimal, dan setiap digit diwakili oleh empat bit sebagai nilai BCD ditambah 3 (yang "kelebihan" jumlah):
o   Jumlah terkecil biner merupakan nilai terkecil. (Yakni 0 - Selisih Nilai)
o   Jumlah biner terbesar merupakan nilai terbesar. (Yakni 2 N +1 - Selisih Nilai - 1)
·         Kode Standar Amerika untuk Pertukaran Informasi atau ASCII  (American Standard Code for Information Interchange) merupakan suatu standar internasional dalam kode huruf dan simbol seperti Hex dan Unicode  tetapi ASCII lebih bersifat universal, contohnya 124 adalah untuk karakter "|". Ia selalu digunakan oleh komputer  dan alat komunikasi lain untuk menunjukkan teks. Kode ASCII sebenarnya memiliki komposisi bilangan biner sebanyak 8 bit. Dimulai dari 0000 0000 hingga 1111 1111. Total kombinasi yang dihasilkan sebanyak 256, dimulai dari kode 0 hingga 255 dalam sistem bilangan Desimal.
  1. Konversikan bilangan berikut :
    1. 94810 jika disandikan dalam 8421-BCD
1001 0100 1000
    1. 1011 1010 jika disandikan 2421-BCD
54
    1. Rubahlah sandi BCD 8421 (101110101001) menjadi bilangan Desimal
11109
    1. 187910 jika disandikan dalam 2421-BCD
0001 1110 1101 1111
5.      Sebutkan aplikasi yang memanfaatkan 7 segment?
a.       Kalkulator
b.      Papan Iklan
c.       Multimeter
d.      Mikrokontroller
e.       Jam Digital
6.      Jelaskan proses pengubahan kode BCD ke kode seven segment?
Pertama, buat tabel kebenaran kode BCD ke lampu-lampu yang akan hidup apabila kode BCD tertentu aktif. Setelah itu buat rangkaian kombinasi dekoder BCD-7Segmen berdasarkan tabel tersebut. Lalu, beri sinyal aktif tertentu pada input dekoder, maka keluarannya akan ditampilkan pada 7segmen sesuai dengan tabel kebenarannya.
  1. Apakah fungsi dari logic probe?
Sebuah logic probe adalah alat tes probe yang digunakan untuk menganalisis dan pemecahan masalah negara-negara logis (Boolean 0 atau 1) dari rangkaian digital. Sebagian besar yang didukung oleh sirkuit yang diuji, beberapa perangkat menggunakan baterai. Mereka dapat digunakan di kedua TTL (transistor-transistor logika) atau CMOS (semikonduktor oksida logam pelengkap) perangkat sirkuit terpadu.
8.      Sebut dan jelaskan bagian dari logic probe?
Detector Level
Sirkuit ini terdiri dari dual op-amp dan dua jaringan pembagi resistor yang dapat dipilih oleh switch. Satu jaringan memilih level tegangan CMOS, yang lainnya untuk TTL.
Detector Pulse
Sirkuit ini terdiri dari 4 inverter CMOS (dalam 4049/14049) dan beberapa komponen pasif. Mulai di pin 7. Biasanya R15 memiliki pin 5 rendah yang membuat pin 4 tinggi, yang pada gilirannya membuat pin 7 tinggi melalui kebocoran dioda D4.
Indikator
Indikator visual yang disediakan oleh LED. Indikator didengar disediakan oleh osilator relaksasi audio frekuensi mengendarai elemen piezo melalui buffer inverter CMOS.
  1. Gambarkan Tabel kombinasi logic probe yang berisi 11 keadaan?
http://www.electronics-project-design.com/images/LogicProbeFig1.GIF
  1. Apakah fungsi dari DIP SWITCH ?
DIP switch adalah sekumpulan dari beberapa saklar yang disatukan. DIP switch dirancang untuk dipakai dalam pcb (printed circuit board) bersama dengan komponen elektronik lainnya. Biasanya DIP switch digunakan untuk mengubah cara kerja cari suatu rangkaian. Selain itu, DIP switch dapat digunakan untuk menentukan address. DIP switch yang digunakan untuk menentukan address biasanya ditemukan di remote control.
DIP switch merupakan alternatif untuk jumper blok. keuntungan utama mereka adalah bahwa mereka lebih cepat untuk berubah dan tidak ada bagian yang hilang.
  1. Sebut dan jelaskan jenis-jenis dip switch?
    1. Rotary DIP switch berisi beberapa kontak listrik, salah satunya dipilih dengan memutar saklar itu untuk menyelaraskan dengan nomor yang tercetak pada paket. Saklar ini mungkin besar seperti ibu jari, atau lebih kecil yang obeng harus digunakan untuk mengubah nilainya (walaupun ada juga potensiometer kecil dari jenis ini).
    2. Jenis slide dan rocker, yang sangat umum, adalah array dari SPST sederhana (single-kutub, satu-membuang) kontak, yang bisa on atau off. Yang membedakan tipe rocker dan slide hanyalah hardwarenya saja. Tipe slide dan rocker setiap saklar mewakili bit, dan setiap bit ini hanya terdapat on dan off atau 0 dan 1. Hal ini memungkinkan setiap saklar untuk memilih nilai biner satu-bit. Nilai dari semua switch dalam paket DIP juga dapat diartikan sebagai nomor satu.
  2. Apakah fungsi dari data switch?
Sebuah kotak saklar yang merutekan sinyal input ke saluran keluaran, misalnya, untuk menghubungkan dua komputer untuk satu printer. data switch manual mempunyai tombol.Switch pengujian otomatis untuk sinyal pada saluran input menyediakan switch jenis pertama datang, pertama-dilayani.
Dalam mengolah data switch dapat digolongkan dalam tiga jenis :
a. Store and Forward - switch akan meneruskan frame setelah data di terima secara lengkap
b. Cut-Through Switch Meneruskan Frame tanpa menunggu penerimaan frame secara lengkap
c. Fragment Free ( Hybrid ) merupakan kompromi dari kedua jenis switc
  1. Gambarkan data sheet IC 74LS247 dan IC 74LS248 serta rangkaian ekivalennya ! Apa kegunaan IC tersebut ?
  2. Apakah fungsi dari set reset?
Fungsi ini prinsipnya sama dengan flip-flop FlipFlop RS mempunyai Inputan Set dan reset, dan output berupa Q. SET berfungsi untuk mengeset nilai keluaran dari Q, Reset berfungsi untuk mengenolkan niai dari Q.
  1. Jelaskan pula cara kerja set reset beserta diagram pewaktuannya!
Pengaktifan input pertama X400 mengakibatkan output Y430 menjadi
aktif dan berada dalam keadaan set, yaitu terkunci. Sehingga apabila input
pertama dimatikan, maka output akan tetap hidup.
Pengaktifan input kedua X401 mengakibatkan output Y430 berada dalam
keadaan reset, yaitu terlepas dari kuncinya dan mati.Dengan demikian
output Y430 hidup dalam periode waktu di antara X400 diaktifkan sekejap
dan saat X401 diaktifkan sekejap.
                                                                                          ON
X400                                                                                 OFF
                                                                                   ON
X401                                                                                OFF
                                                                                         ON
X403                                                                                OFF

  1. Gambarkan dan jelaskan display pada 3 digit counter!